Cara Menghitung Material Cor Beton Jalan

Cara Menghitung Material Cor Beton Jalan

Cara menghitung material cor beton jalan adalah salah satu pengetahuan dan tahapan yang harus diketahui oleh pelaksana. Pengerasan jalan dengan menggunakan beton memang sudah menjadi hal yang umum akhir-akhir ini. alternatif ini sebagai pilihan lain selain menggunakan aspal. Cor beton ini banyak dipergunakan pada pembuatan jalan komplek, jalan desa, bahkan jalan raya.

Sebelum melakukan pengecoran, terlebih dahulu perencana harus menghitung estimasi biaya dan juga kebutuhannya. Penghitungan ini meliputi material apa saja yang akan digunakan, juga banyaknya atau volume material. Sudah dapat dipastikan, Anda harus menguasai cara menghitung volume beton yang benar agar hasil cor beton tersebut sesuai dengan ketentuan.

Rumus Hitungan Kubikasi Beton

Penghitungan kubikasi beton menjadi hal yang paling penting, karena akan menentukan kualitas cor yang dihasilkan. Dalam melakukan perhitungan juga harus dilakukan secara akurat, sehingga material yang digunakan pas. Hasil cor juga berkualitas dan tahan lama. Apabila terjadi kesalahan hitung, bisa terjadi hasil cor yang kurang baik sehingga menghambat pembangunan.

Secara sederhana, Anda bisa melakukan perhitungan kubikasi beton secara manual. Namun apabila tidak menguasai, akan lebih baik untuk menghubungi konsultan yang ahli dibidangnya. Rumus untuk menghitung volume kubikasi sebenarnya cukup mudah. Anda hanya membutuhkan data tentang ukuran dari jalan yang akan di cor. Berikut adalah rumus tersebut.

Panjang x Lebar x Ketebalan/Tinggi

Contoh: Jalan yang rencananya akan dilakukan cor beton sepanjang 500 m. Lebar jalan tersebut adalah 3 meter, dengan ketebalan 30 cm. Untuk bisa menghasilkan cor beton yang baik, maka diperlukan beton sebanyak: 500 x 30 x 0,3 = 450 m³/kubik.

Keunggulan dan Kekurangan Cor Beton

Pembangunan jalan adalah salah satu dari sekian banyak proyek yang dikerjakan hampir setiap tahunnya. Jalanan yang rusak dan berlubang tentu menjadi satu hal yang kurang nyaman. Membuat jalan dengan cor beton ini menjadi pilihan agar jalan lebih awet dari kerusakan. Lalu apakah kelebihan dan kekurangan dari penggunaan cor beton pada jalan.

Keunggulan Cor Beton Untuk Jalan

  • Memiliki Daya Tahan Tinggi

Seperti yang sudah diketahui bahwa beton memiliki tingkat keawetan yang lebih tinggi. Jalan yang menggunakan cor beton akan memiliki keunggulan pada daya tahan jalan. Dengan cor beton, maka kendaraan berat pun bisa melalui jalan tersebut tanpa kendala. Hal ini juga menguntungkan dari sisi biaya, karena tidak perlu terlalu sering memperbaiki jalan.

  • Daya Elastisitasnya Tinggi

Apabila dilihat secara kasat mata, perkerasan beton ini terlihat kaku. Namun jika ditilik lebih dalam, justru cor beton memiliki modulus elastisitas yang tinggi. Hal ini bisa dilihat pada kondisi jalan yang terdapat genangan air maupun sering terkena banjir. Cor beton ini relatif lebih tahan terhadap genangan air dibanding aspal.

  • Materialnya Mudah Ditemukan

Salah satu keunggulan dari cor beton adalah material yang sangat mudah didapatkan. Hampir setiap toko bangunan menyediakan material tersebut. pada umumnya untuk pengerasan jalan, beton dibuat dengan ketebalan 20 cm. tujuannya adalah agar lebih tahan aus dari roda kendaraan.

  • Pemeliharaan Lebih Murah

Apabila dihitung berdasarkan biayanya, pengerasan jalan dengan menggunakan cor beton memang lebih mahal. Namun untuk biaya pemeliharaan akan lebih murah. mahalnya biaya pengerasan akan sebanding dengan ketahanannya. Jalan juga lebih awet dan tidak mudah rusak, walaupun dilalui oleh kendaraan berat.

Kekurangan Cor Beton Untuk Jalan

  • Biayanya Mahal

Pengerasan jalan dengan menggunakan cor beton ini memang membutuhkan biaya yang lumayan mahal. Modal awalnya menjadi lebih besar. Walaupun material beton ini mudah didapatkan, namun untuk proyek pengerasan jalan menjadi lebih mahal. Karena material beton hanya itu-itu saja, maka warna cor beton juga monoton. Hal ini kadang membuat pengendara bosan melihat jalan.

  • Menaikkan Ketinggian Elevasi Jalan

Jalan yang menggunakan cor beton, jarang dilakukan perbaikan. Namun jika harus dilakukan perbaikan biasanya dilakukan dengan membongkar beton yang lama. Sebelum dilakukan cor yang baru, jalan harus dilapisi terlebih dahulu sehingga bisa menaikkan elevasi jalan. Dampaknya adalah jalan beton akan menjadi lebih tinggi dibandingkan area sekitarnya.

  • Proses Pengecoran Menentukan Kualitas Jalan

Daya tahan jalan cor beton memang lebih tinggi. Namun untuk kualitasnya sangat tergantung pada proses pengerasannya. Ketika pengeringan jalan terlalu cepat dilakukan, maka bisa menimbulkan keretakan atau kerusakan pada cor beton jalan. Dengan demikian, kehalusan cor beton akan tergantung dari proses pengecorannya.

Beton Cor Ready Mix

Mengingat harga pengecoran beton yang tinggi, maka perlu juga dipertimbangkan tentang anggaran yang harus disiapkan. Sebelum memulai pengecoran, perlu mengetahui terlebih dahulu harga ready mix di pasaran saat ini. Ready mix adalah racikan beton yang dipadukan dengan material beton seperti batu, pasir, split, air, semen, dan zat additive lainnya.

Beton ready mix ini secara sederhana diartikan sebagai beton cor yang siap digunakan. Anda tidak perlu mencampur material beton, namun tinggal menggunakannya sesuai kebutuhan. Racikan beton cor ini juga telah disesuaikan takarannya sehingga dijamin kualitas dan porsinya. Dengan cara ini akan lebih menghemat waktu, tenaga, dan juga biaya. Bisa juga untuk meminimalkan kegagalan cor beton.

Cara menghitung material cor beton jalan adalah proses awal sebelum dilakukan proses pengecoran. Proses pembuatan jalan memang memerlukan perencanaan yang baik. Mulai dari jenis material yang digunakan dan biaya yang dibutuhkan. Berhasil dan tidaknya jalan cor beton sangat ditentukan pada saat proses pengecoran. Apabila takaran baik maka hasil cor juga akan baik.